Carilah tempat terbaik, orang2 terbaik, dan bicarakan hal2 yg baik, insyallah qt akan jadi yang terbaik

Download Modul

Minggu, 15 Januari 2012

KERETA

Ada tiga macam ilmu dalam telaah kemanusiaan.  Yang  pertama
adalah  Ilmu  tentang  pengetahuan  biasa; yang kedua adalah
Ilmu tentang keadaan batin yang luar  biasa,  yang  biasanya
disebut puncak kenikmatan. Yang ketiga, yang penting, adalah
Ilmu tentang Kenyataan yang Benar; yang ketiga ini berada di
antara kedua Ilmu yang disebut sebelumnya.
 
Hanya  pengetahuan  batin  yang nyata bisa menghasilkan Ilmu
Kenyataan yang Benar. Ilmu yang kedua lagi  hanyalah  berupa
cermin--dalam bentuknya masing-masing dari yang ketiga. Yang
kedua itu boleh dikatakan tak ada gunanya tanpa yang ketiga.
 
Bayangkan seorang kusir. Ia duduk di kereta,  ditarik  kuda,
dipimpin dirinya sendiri. Kecerdasan adalah "kendaraan" itu,
suatu bentuk luar yang di dalamnya kita menyatakan  di  mana
diri kita berada dan apa yang harus kita kerjakan. Kendaraan
menyebabkan orang dan kuda bisa melakukan  tugasnya.  Itulah
yang kita sebut tashkil, ujud luar atau perumusan.
 
Kuda,  atau  tenaga  penggerak,  adalah  energi yang disebut
"Suatu keadaaan perasaan" atau kekuatan lain. Itu diperlukan
untuk  menggerakkan  kereta. Orang, dalam gambaran kita itu,
adalah yang melihat dan memahami,  dengan  cara  yang  lebih
unggul  dari  yang lain, maksud dan kemungkinan keadaan, dan
yang memungkinkan kereta itu bergerak maju menuju tujuannya.
 
Salah satu di antara ketiganya itu,  sendiri-sendiri,  tentu
saja  bisa  melakukan  sesuatu.  Namun, peran gabungan, yang
kita  sebut  gerak  kereta,  tidak  akan  terwujud   apabila
ketiganya tidak dihubungkan dengan Cara yang Benar.
 
Hanya  "manusia," Diri yang nyata mengetahui hubungan ketiga
unsur itu, dan kebutuhannya satu sama lain.
 
Di   kalangan   Sufi,   Karya   Agung   adalah   pengetahuan
menggabungkan  ketiga  unsur tersebut. Terlalu banyak orang,
kuda yang tak sesuai, kereta yang terlalu berat atau terlalu
ringan --hasilnya tidak akan memadai.
 
Catatan
 
Nukilan  ini tercatat dalam sebuah buku catatan darwis dalam
Bahasa Persia, dan berbagai bentuk kisah itu terdapat  dalam
mazhab-mazhab  Sufi  yang  tersebar  mulai  Damaskus  sampai
Delhi.
 
------------------------------------------------------------
K I S A H - K I S A H   S U F I
Kumpulan kisah nasehat para guru sufi
selama seribu tahun yang lampau
oleh Idries Shah (terjemahan: Sapardi Djoko Damono)
Penerbit: Pustaka Firdaus, 1984

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Posting Komentar

Loading...